Thursday, June 22, 2017

[Review] The Hunger Games (The Hunger Games, #1)



Judul: The Hunger Games
Seri: The Hunger Games, #1
Penulis: Suzanne Collins
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Alih bahasa: Hetih Rusli
ISBN: 9789792250
Tanggal terbit: Oktober 2009
Tanggal baca: 3-5 Mei 2017
Jumlah halaman: 408

Di wilayah yang konon dulunya adalah Amerika Utara, berdiri Negara Panem yang terbagi menjadi Ibukota Capitol dan tiga belas distrik. Capitol berkuasa penuh dan memperoleh segala kebutuhan dari seluruh distrik, sementara distrik-distrik hidup miskin -kecuali beberapa distrik yang diistimewakan Capitol-. Tujuh puluh lima tahun yang lalu, terjadi pemberontakan yang akhirnya membuat Distrik 13 dimusnahkan. Untuk mengingat pemberontakan tersebut -dan untuk menegaskan bahwa distrik-distrik hidup atas kekuasaan dan belas kasihan Capitol-, setiap tahun diadakan Hunger Games.

Setiap tahun, dipilih satu laki-laki dan satu perempuan berusia 12-18 tahun dari kedua belas distrik yang tersisa untuk mengikuti Hunger Games. Dalam Hunger Games, peserta harus saling membunuh, dan satu orang terakhir yang bertahan hidup adalah pemenangnya.

Dua puluh empat peserta.
Hanya satu pemenang yang selamat.

Wednesday, June 14, 2017

Bangkit dari Trauma (Apa Pun Selain Hujan)



Judul: Apa Pun Selain Hujan

Penulis: Orizuka

Penerbit: GagasMedia

ISBN13: 9789797808501

Desainer sampul: Agung Nugroho

Tanggal terbit: 22 April 2016

Tanggal baca: 11-12 Juni 2017

Jumlah halaman: 287

"Gadis itu tahu Wira tidak hanya sekadar takut hujan. Gadis itu tahu hujan adalah kelemahan terbesarnya. Gadis itu tahu, maka dari itu ia menantangnya."

Thursday, May 4, 2017

[Review] Belajar dari Semesta


"Aku masih bisa belajar selama aku masih hidup. Terutama jika aku bisa lebih peka dalam memandang semua hal di sekelilingku."
Hiking University of My Life

Aku hanya ingin mengabarkan bahwa rumus sederhana agar kita bisa melihat pelangi adalah matahari dan hujan. Artinya, kita bisa meraih kesuksesan karena ada usaha dan perjuangan.
Have you ever mused what nature teaches us?

"Apa kita masih bisa bersyukur ketika hidup sedang tidak baik? Burung di atas atap yang kulihat pagi itu mengajarkan aku untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan, 'Ya, aku bisa bersyukur!'"
Burung di Atap

Kalau kata orang, belajar tak melulu harus di bangku sekolah. Buku ini menunjukkan pada pembacanya bahwa ilmu bisa didapatkan dari mana saja, termasuk dari hal-hal yang mungkin selama ini kita anggap hal yang remeh.

Friday, April 21, 2017

[Review] I Want To Eat Your Pancreas


"...Padahal kau atau aku bisa saja meninggal besok. Tiap satu hari nilainya sama saja, kok. Nilai satu hari bagi setiap orang itu sama. Jadi tidak peduli apa yang sudah kulakukan, yang jelas nilai hari-hariku tidak akan ada bedanya dengan hari-harimu. Hari ini aku senang, kok. -hal. 15"

Kehidupan tokoh 'Aku' selama ini biasa saja: cowok pendiam, tidak mencolok, tidak tertarik pada hubungan dengan sesama manusia, dan selalu larut bersama novel dalam genggamannya. Namun, pada sebuah hari yang aneh, pertemuannya dengan seorang teman sekelasnya akan mengubah hidupnya.

Hari itu, di rumah sakit, ia menemukan sebuah buku saku berjudul Catatan Teman si Sakit, yang ternyata milik Yamauchi Sakura

"Apa maksudnya? Itu Cerita Teman si Sakit-ku. Sudah membacanya, kan? Begitu aku divonis terkena penyakit pankreas, aku menuliskan kisahku dalam buku harian. -hal. 23"

Tuesday, April 18, 2017

[Review] Miss Heartbreaker



Karin, pemegang peringkat dua selama beberapa semester terakhir, menaruh dendam kesumat kepada Aksara, sang pemegang peringkat pertama, alias orang yang selalu mengalahkannya selama ini. Karin tak mau tahu, semester ini harus berbeda. Semester ini dia harus memperoleh peringkat pertama. Semester ini dia harus mengalahkan Aksara, bagaimanapun caranya.

Sayangnya, nilai-nilai Karin belakangan ini menurun. Hal ini karena beberapa waktu terakhir, Karin harus menyelesaikan sebuah kasus sebagai bagian dari pekerjaannya.

Tidak banyak yang tahu kalau Karin punya pekerjaan sampingan. Kak Ferras, kakak Karin, menyebut pekerjaan sampingan ini sebagai Miss Heartbreaker. Bukan, pekerjaan Karin ini bukan jadi tukang PHP-in orang. Namun, Karin bekerja untuk menyelidiki perilaku pacar kliennya yang seringkali membuat klien dan pacarnya putus. Misalnya salah satu kasus kliennya yang juga merupakan teman satu ekskulnya, Fifi, di mana Fifi curiga bahwa pacarnya selingkuh dengan cewek lain. Karin bertugas untuk menyelidiki apakah pacar Fifi memang selingkuh dengan cewek lain. Dan ternyata benar, pacar Fifi memang selingkuh. Mereka pun akhirnya putus.

Suatu hari, Karin mendapat klien baru. Luna, nama klien itu, ternyata adalah mantan pacar Aksara. Iya, Aksara yang ngeselin banget yang kayaknya nggak punya teman itu. Masalahnya adalah, Aksara memutuskan hubungannya dengan Luna tanpa alasan jelas. Masalah kedua, hanya beberapa hari setelah putus, Aksara kedapatan berboncengan mesra dengan Fifi. Jadi Luna penasaran, apakah sebenarnya alasan putusnya hubungan mereka adalah karena Aksara dan Fifi punya hubungan spesial.

Sunday, April 16, 2017

Baca Bukunya Dulu, atau Nonton Filmnya Dulu? [Sunday Morning]

Dih, udah tiga bulan nggak ngepost Sunday Morning 😆

Membahas masalah film adaptasi dari novel tak akan ada habisnya.


Akhir-akhir ini, banyak sekali novel best selling yang diadaptasi ke layar lebar. Tanggapan para pembaca mengenai ini pun beragam. Ada yang menyambutnya dengan gembira, berharap dapat melihat live action (macam anime aja) dari cerita yang sebelumnya mereka baca. Namun, ada pula yang skeptis memandang hal ini. Takut ternyata filmnya tidak sesuai ekspektasi, mereka bilang.

Terlepas dari kedua pendapat tersebut, film adaptasi terbilang relatif lebih populer. Hal ini karena promosi film tersebut tidak hanya dilakukan oleh pihak produksi film, namun juga dari pihak produksi buku. Apalagi jika novel yang diadaptasi, sebelumnya sudah meraup sukses terlebih dahulu.


Namun sebuah pertanyaan muncul: jika ada dua cara dalam menyampaikan cerita (tulisan dan visual), manakah yang cenderung akan terlebih dahulu dinikmati?

Saturday, April 15, 2017

#BBIHUT6 GIVEAWAY!


Saya sudah kebanyakan nulis seminggu ini, baik nulis buat post marathon maupun nulis pembahasan skripsi, jadi udah susah kalau disuruh basa-basi lebih lanjut.

Hai!
Jadi, dalam rangka merayakan ulang tahun BBI yang ke-6, para BBI-ers mengadakan giveaway hop

Langsung aja, ini hadiahnya:

6 Hal yang Membuatku Malas Mereview Buku


Cie yang long weekend, saya mah apa yang masih asyik ambil data skripsi.
Bos besar udah nanyain tiap hari soal perkembangan skripsi saya. Entahlah, mungkin setelah lulus saya mau dijodohin sama saudagar minyak. Siapa tahu.

Hari terakhir marathon post dalam rangka ulang tahun Blogger Buku Indonesia yang ke-6. Di hari terakhir yang berbahagia, saya mau share tentang  6 alasan mengapa saya malas mereview buku.

Saya, sebagai blogger buku yang baik lagi budiman, sudah pasti identik dengan aktivitas mereview buku. Ada beberapa blogger yang hampir selalu mereview semua buku yang dibacanya. Sayangnya, saya bukan tipe orang yang seperti itu. Jika kamu mau (dan sudi) melihat aktivitas saya di Goodreads, sesungguhnya ada banyak buku yang sudah saya baca tetapi saya tidak menuliskan review untuk sebagian besar buku yang sudah saya baca itu. Padahal sebagaimana kita tahu, mereview (sambil ngomel dan curhat atau fangirlingan sama tokoh lelaki tampan) sangatlah menyenangkan.

Jadi mari kita langsung saja simak 6 hal yang membuat saya tidak mereview sebagian buku yang sudah saya baca:

Friday, April 14, 2017

6 Trik Merawat Timbunan Buku


Selamat hari Jumat, dan selamat jumatan, wahai calon imam.
(saya ngetik ini ketika adzan dzuhur berkumandang)

Masih dalam rangka post marathon #BBIHUT6. Setelah sebelumnya saya membuat post tentang 6 Fakta Menarik antara Wenny, Widy Bookie, dan Blogger Buku Indonesia, kali ini saya akan memberikan tips mengenai cara merawat timbunanmu yang udah setinggi Himalaya itu.


Sebagai pecinta buku, hal paling memuaskan dalam hidupmu adalah melihat koleksimu semakin banyak tiap harinya. Kamu melihat timbunanmu itu sebagai harta karunmu, masa depanmu.

Sayangnya, saking banyaknya bukumu, kamu nggak akan membaca semuanya secara rutin. Pasti ada aja buku yang akan tidak kamu baca dalam waktu yang lama. Kian hari, muncullah sebentuk bercak kuning kecoklatan di kertas, lalu kadang ada bau jamur yang menyeruak. Sedih nggak sih?

Nah, nggak mau kan buku-buku timbunan yang sudah kamu kumpulkan satu demi satu malah dimakan jejamuran? Yuk intip cara merawatnya!

Thursday, April 13, 2017

6 Fakta Menarik Antara Wenny, Widy Bookie dan Blogger Buku Indonesia


Selamat, anda tersesat di blog absurd nirfaedah 😙

Tadi malam saya kebanyakan makan. Dan seperti yang sudah-sudah, setiap saya makan kemalaman, saya selalu mengalami kesulitan untuk tetap terjaga setelah subuh. Akhirnya saya baru bangun lagi pukul 07.45 padahal ada kuliah pukul 08.00. Maka tadi pagi, terciptalah sebuah karya fenomenal antara saya dan si Bebeb (red: motor H*nda Vari* hitam 2010 kesayangan kita semua) dengan judul Fast and Furious 9.

Abaikan. Maaf saya curhat.

Keluar dari ruang bu dosen, memanfaatkan wifi kampus yang sekarang cuma dibatasi sampai 3 GB itu (selamat tinggal nongkrong di perpus demi download anime banyak-banyak), saya mengecek timeline Twitter dan wow, ramai sekali. Ramai oleh ucapan ulang tahun. Siapa sih yang ulang tahun?

Tepat hari ini, 13 April 2017, komunitas Blogger Buku Indonesia (BBI) berulang tahun yang ke-6. Walau tidak menjadi anggota sejak awal berdirinya, saya cukup mengikuti perkembangan BBI. Saya bergabung ke BBI sejak anggotanya masih seratus lebih dikit, sejak saya aktif Facebook sampai Facebook saya kena hack dan nggak masuk grup FB BBI lagi sampai sekarang (meringis) 😁, sejak belum ada periode recruitment tertentu (alias bisa daftar kapan aja), dan sebagainya. Iya, saya anggota agak tua, sayangnya saya pasif. Hehe.

Sesuai judulnya, saya ingin menuliskan enam fakta menarik antara aku, kamu dan dirinya. Cekidot!

Wednesday, April 12, 2017

Etika Meminjam Buku


Wah, beberapa hari ini Wenny rajin ngepost ya?

Terima kasih untuk penemu teknologi scheduled post, ide briliantmu sungguh menyelamatkan kami para manusia sok sibuk ngerjain skripsi (padahal nggak kelar-kelar) tapi pengen tetep eksis di dunia perbloggingan ini.

Minggu ini, blog anggota Blogger Buku Indonesia masih menginvasi dengan post #BBIHUT6 Marathon dalam rangka merayakan hari jadi BBI ke-6 yang akan jatuh... besok! Berbeda pada manusia yang semakin berulang tahun maka akan semakin sedikit sisa umurnya, ulang tahun sebuah komunitas justru menandakan semakin panjang masa depannya, jadi saya senang sekali merayakan ulang tahun BBI ^^

Selengkapnya tentang #BBIHUT6 Marathon

Pernah nggak sih, kamu lagi bokek banget karena transferan emak belum turun, tapi hasrat begitu menggebu-gebu untuk membaca sesuatu? Solusi paling asyik sih pinjam buku teman, ya.

Saya sendiri berpikir bahwa buku adalah benda berharga, yang harus dijaga dengan baik dan benar. Saking cintanya dengan buku-buku koleksi, saya nggak meminjamkan buku koleksi saya pada sembarang orang. Apa kamu berpikir bahwa saya pelit? Nggak perlu sungkan, karena saya sendiri mengakui kalau saya tipikal orang yang pelit dalam hal meminjamkan buku.

Sebuah buku baru akan terasa manfaatnya ketika ia dibaca. Setuju? Walaupun kamu sudah cukup bangga dengan memajang buku koleksimu di rak sembari sesekali mencium aromanya, semakin banyak orang yang membaca buku itu maka manfaat buku itu akan meningkat. Masuk akal jika membiarkan beberapa orang temanmu membaca bukumu akan membuat koleksimu semakin bernilai. Maka sebagian orang memutuskan untuk meminjamkan bukunya kepada orang lain.

Sayangnya, kadang keputusan untuk meminjamkan bukumu pada orang lain justru mendatangkan malapetaka. Kadang buku itu baru kembali setelah tiga kali puasa tiga kali lebaran Bang Toyib tak pulang-pulang. Kadang buku itu kembali, namun berubah dari wujud seorang wanita bangsawan menjadi wujud gadis sengsara yang terlunta-lunta.

Masih mending kalau buku itu akhirnya kembali. Kalau nggak?

Tuesday, April 11, 2017

Dua Penulis yang Bukunya Baru Kubaca Tahun Ini



Halo, kembali lagi di Widy Bookie.

Postingan hari ini masih dinvasi oleh #BBIHUT6 Marathon. Setelah sebelumnya saya memubikasikan hasil wawancara saya dengan Bintang dari Arch's Book Forum (baca di sini), kali ini saya ingin menuliskan tema lain yang ditawarkan oleh BBI, yaitu penulis yang karyanya baru saya baca tahun ini (April 2016-April 2017).

Selengkapnya tentang #BBIHUT6 Marathon

Saya bukan termasuk orang yang konservatif. Dalam artian, saya kurang suka mencoba hal-hal baru. Selama kita nyaman dengan yang lama, kenapa harus cari yang baru, ya kan? Itu pula yang menjadi alasan mengapa saya tidak terlalu banyak membuka diri untuk penulis-penulis baru.

Meski begitu, setahun belakangan ini saya tetap mencicipi karya penulis yang belum saya baca karyanya sebelumnya. Ada Kate Kerrigan, Ika Natassa, Becky Albertalli, Gina Gabrielle, Maya Lestari Gf, dan beberapa lagi. Namun di antara mereka, saya terkesan pada dua orang penulis, yaitu Gina Gabrielle dan Maya Lestari Gf.

Monday, April 10, 2017

Mengenal Lebih Dekat Sosok Bintang (from Ach's Book Forum)



Ya ampun, debu-debu apa ini?
*ambil sapu* *bersih-bersih dasbor*

Minggu ini bakal ada yang beda dari blog anak-anak BBI. Minggu ini kami merayakan ulang tahun BBI dengan #BBIHUT6 Marathon. Untuk yang pengen tahu lebih detail tentang event ini, bisa tengok di link ini.



Ada tujuh tema yang BBI berikan untuk marathon ini, dan hari ini saya mengambil tema soal "Berkenalan dengan BBI-ers Baru". Sebagai BBI-ers tua tapi pasif (hehe) yang kurang pergaulan dengan generasi baru kebanggaan bangsa, saya sempat scroll-scroll cantik following di twitter, berharap mendapat inspirasi perihal siapa BBI-ers dengan nomor anggota kepala 16 atau 17 (masuk menjadi anggota BBI tahun 2016/2017) yang beruntung karena akan berkesempatan untuk numpang eksis di blog saya. Tapi, hei, kayaknya dulu saya pernah pengen ngewawancarai salah satu blogger tapi belum pernah kesampaian kan ya? Setelah saya cek nomor ID blogger yang bersangkutan, hehe, akhirnya kesempatan itu datang!





Salah satu blog anggota BBI yang sering saya sambangi adalah Arch's Book Forum dengan Bintang Permata Alam sebagai penulis blog tersebut. Selain karena blognya aktif banget dan buku-buku yang direview (sebenarnya) cocok dengan selera saya, konten blognya juga bagus. Gaya penulisannya asyik, nggak berat, tapi nggak berantakan juga (kayak isi blog saya) (ditabok). Dan, yang asyik, Arch's Book Forum sering jadi host blogtour, cocok buat kamu para ordo buntelan (#mentalgratisan) 😆😆😆.

Dan, sekali lagi, saya sebenarnya udah menunggu kesempatan untuk mewawancarai Bintang dan akhirnya kesempatan itu datang juga.

Jadi, gimana, udah siap kenalan sama Bintang?

Monday, February 13, 2017

Let's Talk About Romance with These Bloggers (Special Valentine)



Selamat tanggal 14 Februari, jomblo tanah air!

Orang bilang, hari ini adalah hari kasih sayang. Pada masa jahiliyahku dulu, aku pernah bertukar cokelat dengan seseorang. Tapi itu masa lalu jahanamku. Sekarang aku sudah cukup bahagia dengan membeli cokelat khas Jogja rasa strawberry yang enaknya udah ngalahin jalan bareng pacar.

Untuk post spesial valentine kali ini, aku nggak akan mengadakan giveaway berhadiah cokelat. Tenang saja. Tapi aku akan mengajak dua blogger kece untuk berbincang-bincang tentang genre kesayangan kita semua: romance.
Romance sama valentine masih nyambung kan ya?

Tuesday, February 7, 2017

[Review] Simon Vs The Homosapiens Agenda


Judul: Simon Vs The Homosapiens Agenda
Penulis: Becky Albertalli
Penerjemah: Brigida Ruri
Penebit: Spring
ISBN13: 9786026044303
Tanggal terbt: 6 Jariari 2017
Tanggal baca: 6-7 Februari 2017
Jumlah halaman: 322

"Tapi aku capek mencoba terbuka. Semua yang sudah kulakukan adalah menjadi terbuka. Aku mencoba tidak berubah, tapi aku terus berubah, di setiap langkah kecilku." -hal. 62-

Semua berawal dari sebuah post di akun Tumblr Creeksecrets. Simon penasaran tentang siapa penulis post tersebut. Hingga ia memberikan alamat surelnya, dan setelah seminggu yang panjang, penulis post itu menghubunginya. Blue, penulis post itu menyebut dirinya sendiri, akhirnya menjadi teman berkirim surel dengan Simon. Blue ada di sekolah yang sama dengan Simon, tentu saja, namun mereka tidak pernah saling mengetahui identitas asli masing-masing.

Tebakanmu benar. Mereka berdua gay. Dan setelah korespondensi panjang lewat surel, mereka saling tertarik.

Tertarik pada orang yang belum pernah kamu temui dan tidak kamu ketahui identitasnya? Ya, itu terjadi pada mereka.

Namun hari itu datang: hari di mana Simon lupa keluar dari akun surelnya dan Martin membaca serta mengambil screenshot percakapannya dengan Blue. Martin, yang ternyata menyukai Abby, teman dekat Simon. Martin pun memeras Simon: Simon harus membantu Martin mendekati Abby, atau seluruh dunia akan tahu tentang orientasi seksual Simon.
Dan Blue.

Sunday, January 22, 2017

Bagaimana Jika Dokter Berkata bahwa Kamu Menderita Kanker? (Alien Itu Memilihku)


Judul: Alien IItu Memilihku
Penulis: Feby Indirani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020305417
Jumlah halaman: 308
Tanggal terbit: Juni 2014
Tanggal baca: 19 Januari 2017

Indah Melati Setiawan tengah berada di puncak kesuksesannya. Usia 38 tahun, usia di mana manusia sedang produktif-produktifnya. Karir yang lancar, dan kesempatan untuk memperoleh kesuksesan yang jauh lebih besar di Kanada. Namun, seperti kata pepatah, manusia hanya bisa berusaha dan berencana. Keputusan akhir tetap ada di tangan Tuhan.

"Tepat saat aku merasa segalanya sudah dipersiapkan dengan baik, takdir ternyata menelikung rencanaku. Hidupku tidak lagi bisa disebut membosankan. Mengerikan, kini lebih tepatnya."

Tuhan selalu punya cara, mereka bilang. Sesuatu, yang Indah sebut sebagai alien, mulai mencengkeram paha kirinya.

"Pahaku yang sebesar pepaya mengkal terasa berdenyut-denyut. Aku membayangkan jari-jari alien itu tumbuh semakin besar dan bergerak aktif mencengkram tulang. Makhluk asing yang menjadi kian kuat dari waktu ke waktu. Aku bergidik ngeri membayangkan alien itu menelusup di balik kulit – dalam diam namun sangat gesit – melancarkan peperangan dan upaya merebut kekuasaan atas tubuhku”

Thursday, January 19, 2017

Some Thoughts on Marriage + Giveaway Winner: Cinta Segala Musim



Selamat malam Jumat, guys. Coba cek jendela kamarmu, rapatkan gordennya, siapa tahu ada yang ngintip tengah malam nanti.

Tanggal 14-18 Januari lalu, blogtour dan giveaway novel Cinta Segala Musim karangan Maya Lestari Gf dilaksanakan di blogku. Kamu udah ikutan? GA itu berhasil mengumpulkan 36 peserta. Dan memilih satu dari tiga puluh enam orang jelas bukan pekerjaan mudah. Apalagi aku bukan tipe orang yang suka sama hal-hal random, termasuk dalam memilih pemenang giveaway.


Untuk itu, aku membuat sebuah pertanyaan untuk membantuku memutuskan siapa orang beruntung itu. Pertanyaannya adalah:
Gimana sih tipe orang yang akan kmu pilih untuk menikah denganmu?
Namun menyadari kemungkinan ada orang yang sudah menikah yang akan ikut giveaway ini juga, maka aku memberi pertanyaan ini untuk mereka:
Hal apa yang membuatmu memutuskan untuk menikah dengan pasanganmu yang sekarang?

Pertanyaan ini tentunya tidak dibuat tanpa alasan yang kuat. Aku pernah beberapa kali melihat post tentang beberapa kriteria yang ditetapkan orang untuk memantapkan diri dengan calon pasangan masing-masing, dan kali ini aku ingin survei kecil-kecilan untuk kriteria tersebut. 36 responden, lumayan 😁
abaikan 150 responden skripsi

Jadi, mari kita lihat hasil apa yang kudapat dari jawaban teman-teman:

Monday, January 16, 2017

[Review] Spring in London - Ilana Tan



Judul: Spring in London
Penulis: Ilana Tan
Serial: Season Series, #4
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020310169
Jumlah halaman: 240
Tanggal terbit: Februari 2010 dengan kover lama,
Oktober 2014 dengan kover beru
Tanggal baca (ulang): 11 Januari 2017
Rating: lihat di akhir post

Jo-In Ho atau yang lebih dikenal dengan nama Danny Jo, seorang aktor dan asisten sutradara, terbang ke London untuk berperan dalam video klip lagu terbaru sahabatnya, Jung Tae Wo. Di sana, ia bertemu Naomi Ishida yang berperan sebagai pasangannya dalam video tersebut.

Danny tertarik pada Naomi, namun mendekati wanita yang satu ini bukan perkara mudah. Naomi selalu menghindarinya, menatapnya dengan tatapan takut yang sama sekali tak bisa Danny mengerti.

Mengetahui Miho, teman kerjanya, ternyata akan dijodohkan dengan Danny, membuat Naomi gelisah. Ia tak tahu perasaan apa ini. Ia tak suka dengan keadaan ini, ingin selalu ada di samping laki-laki itu, namun ia juga tahu bahwa ia tak bisa berhubungan lebih jauh dengan Danny Jo, karena Danny adalah bagian dari masa lalunya yang tak akan pernah bisa Naomi lupakan.

"Tetapi ada dua hal yang tidak diperhitungkan Danny. Yang pertama adalah kemungkinan ia akan jatuh cinta pada Naomi Ishida yang dingin, misterius, dan penuh rahasia itu. Dan yang kedua adalah kemungkinan ia akan menguak rahasia gelap yang bisa menghancurkan mereka berdua dan orang-orang yang mereka sayangi."

Sunday, January 15, 2017

[Review] Winter in Tokyo - Ilana Tan


Judul: Winter in Tokyo
Penulis: Ilana Tan
Series: Season Series, #3
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9789792239836
Jumlah halaman: 320
Tanggal terbit:
Agustus 2008 dengan kover lama, Oktober 2014 dengan kover baru.
Tanggal baca (ulang): 14 Januari 2017

Apartemen yang terletak persis di depan apartemen Ishida Keiko akhirnya memiliki penghuni baru: pria Jepang yang sudah sepuluh tahun tinggal di New York, Nishimura Kazuto. Kazuto sendiri memilih pindah ke Tokyo karena patah hati setelah wanita yang sudah bertahun-tahun ia cintai, Iwamoto Yuri, ternyata memilik akan menikah dengan sahabatnya sendiri. Sementara Keiko sudah tiga belas tahun mencari cinta pertamanya, Kitano Akira, yang sudah membantunya menemukan kalung kesayangan Keiko.

Ketika Keiko akhirnya bertemu dengan Akira, pria itu ternyata tidak ingat dengan kejadian tiga belas tahun yang lalu. Namun Akira jelas menunjukkan ketertarikan padanya. Di sisi lain, Kazuto makin hari ternyata makin membuat Keiko salah tingkah. Dan hari itu, Kazuto meminta Keiko untuk melupakan Akira dan mulai melihatnya.

“Bisakah kau melupakannya dan mulai benar-benar... benar-benar melihatku?”

Namun apa yang terjadi ketika justru Kazuto yang melupakan Keiko?

Saturday, January 14, 2017

[Meet the Author] Maya Lestari Gf of Cinta Segala Musim



Ada GIVEAWAY di akhir post ini.


Halo dunia. Selamat liburan bagi yang liburan, selamat kerja bagi yang kerja, selamat sekolah bagi yang udah masuk sekolah lagi, dan bagi mahasiswa angkatan 2013 ke bawah, jangan sampai lupa bayar UKT sebelum Bu Rektor memaksamu cuti karena lupa bayar.

Novel ini bercerita tentang sepasang suami istri, Rampak dan Rae, yang harus menjalani kehidupan rumah tangga setelah Rampak mengalami kejatuhan besar dalam hidupnya. Akankah mereka bertahan? 😄

Kali ini aku pengen menghadirkan penulis, Maya Lestari Gf, ke blogku. Buat kamu yang pengen tahu lebih banyak tentang Maya Lestari Gf dan karyanya (dan mau dapat satu eksemplar Cinta Segala Musim gratis), yuk baca hasil wawancaraku ini.

[Review] Cinta Segala Musim - Maya Lestari Gf


Judul: Cinta Segala Musim
Penulis: Maya Lestari Gf
Penerbit: Indiva
Tanggal terbit: 2016
Tanggal baca: 05 Januari 2017
“Aku tidak ingin membawamu ke dalam masalahku, aku ingin kamu tetap berada dalam duniamu yang menyenangkan.”
Info tentang giveaway di akhir post.

Rae dan Rampak, pasangan suami istri yang dulu tampak hidup berkecukupan, kini harus menerima kenyataan pahit. Rampak yang bekerja sebagai developer, harus bertanggung jawab terhadap kesalahan yang dilakukan oleh orang lain. Seluruh harta bendanya habis, namanya diberitakan surat kabar sebagai seorang penipu. Tak ada lagi yang ia miliki selain harga diri, sehingga ketika ayah dan ayah mertuanya berusaha membantu keuangannya, ia menolak. Ia yakin akan sanggup menghadapi masalah ini sendiri.

Di tengah kesulitan menyesuaikan diri dengan kehidupan baru mereka, kabar bahagia itu datang. Setelah enam tahun menanti, akhirnya kehamilan itu datang juga. Walau merasa sulit karena kehamilan itu justru datang di saat kondisi terburuk mereka, mereka siap.

Namun badai itu datang kembali.

Akankah mereka sanggup menghadapai semua badai di kehidupan mereka?

“Mereka berdua memang tak sempurna, itulah sebabnya mereka saling menemukan, untuk menjadi lengkap.”

Thursday, January 12, 2017

[Review] Touché: Alchemist - Windhy Puspitadewi


Judul: Touché: Alchemist
Penulis: Windhy Puspitadewi
Serial: Touche, #2
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020303352
Jumlah halaman: 224
Tanggal terbit: 27 Maret 2014
Tanggal baca: 12 November 2016
Rating: baca dulu sampai bawah.


Hiro Morrison, anak genius keturunan Jepang-Amerika, tak sengaja berkenalan dengan Detektif Samuel Hudson dari Kepolisian New York dan putrinya, Karen, saat terjadi suatu kasus pembunuhan. Hiro yang memiliki kemampuan membaca identitas kimia dari benda apa pun yang disentuhnya akhirnya dikontrak untuk menjadi konsultan bagi Kepolisian New York.

Suatu ketika pengeboman berantai terjadi dan kemampuan Hiro dibutuhkan lebih dari sebelumnya. Pada saat yang sama, muncul seseorang yang tampaknya mengetahui kemampuannya. Kasus pengeboman dan perkenalannya dengan orang itu mengubah semuanya, hingga kehidupan Hiro menjadi tidak sama lagi.

Sunday, January 8, 2017

[Review] Pangeran Kertas - Syahmedi Dean


Judul: Pangeran Kertas
Penulis: Syahmedi Dean
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020307848
Tanggal terbit: 09 Oktober 2014
Tanggal baca: 04-05 Januari 2017
Rating: tengok di bawah review ya 😏

Nania hidup dalam kesepian. Papa dan mamanya tidak akur karena papa terlalu sibuk dengan karirnya sebagai entertainer. Di tengah kesepiannya, Nania gemar menyusun kata-kata indah dalam puisi. Salah satu puisi buatannya, Pangeran Kertas, menyatakan sosok impiannya.

Tanpa diduga, bertemulah Nania dengan sosok Raka yang ternyata sangat mirip dengan Pangeran Kertas, sosok impiannya itu. Namun di sisi lain, ia juga bertemu dengan Alvan, yang bukan sosok impiannya, namun selalu ada untuk Nania.

Raka, memang terlihat sebagaimana impian Nania selama ini. Namun, bisakah ia membawa sosok impian itu menjadi kenyataan?

Pangeran Kertas

Ketika lembar halaman buku bergesekan
Kudengar suaramu
Ketika kertas-kertas digoreskan
Kulihat isi hatimu
Ketika kuhirup setiap lembarmu
Kuhirup harummu
Ketika cinta kuadukan
Kudukan pada putihmu
Ketika aku berdoa
Oh, Tuhan
Aku jatuh cinta
Aku tahu
Engkau pangeranku yang belum ada

Sunday Morning: About Spoiler



PS: Ini adalah post paling sewot yang pernah kutulis di blog ini. I've warned you, guys.

Suatu hari yang cerah, aku melihat info di linimasa bahwa penulis favoritku akhirnya menerbitkan buku baru sebulan yang lalu (aku emang suka telat kalau masalah beginian hahaha). Karena tertarik dan berpikir untuk membelinya, aku akhirnya googling mencari review buku tersebut. Dalam sebuah review yang kubaca, ada kalimat kayak gini:

"Aku kecewa, soalnya endingnya Markonah lebih memilih si Zaenudin daripada Kim Jaejoong, padahal Kim Jaejoong jelas lebih ganteng 27 derajat, udah kayak pahala orang shalat jamaah."

Ya Tuhan, terkutuknya manusia ini. Semoga orang yang nulis kalimat tadi di reviewnya, besok ban motornya bocor pas mau ada kuliah dosen killer huft.

Apa kamu juga pernah membaca kalimat-kalimat semacam itu saat sedang asyik membaca review buku yang jadi wishlist kamu? Aku pernah. Bukan, bukan pernah maksudku, tapi sering. Sering banget.

Nah, kalimat-kalimat yang menunjukkan akhir cerita seperti itu disebut dengan spoiler.

Saturday, January 7, 2017

Choose an Author Reading Challenge 2017


Halo, selamat datang di Widy Bookie, salah satu blog buku yang banyak membahas buku-buku dari penulis Indonesia, namun blog yang satu ini jelas blog yang paling spesial.

Melihat beberapa feed, baik di twitter, aggregator BBI, ataupun dasbor blogger, aku sering menemukan berbagai reading challenge yang teman-teman buat. Banyak banget tema yang mereka usung, mulai tema yang mudah dijalani sampai yang bikin pusing duluan. Tahun lalu aku cuma ikut tantangan baca Goodreads, tercapai sih, karena aku memang cuma menargetkan 20 buku. Tahun ini aku kembali mengikuti Goodreads Reading Challenge dengan target yang kutambah menjadi 175%nya tahun lalu. Untuk RC yang lain, aku masih milih-milih dulu. Baru ada satu yang rencananya akan kuikuti.

Untuk tahun ini, tadinya aku punya project pribadi, yaitu membaca novel dari salah satu penulis yang karyanya belum pernah kubaca sebelumnya. Pengen bisa menganalisis lebih lanjut karya-karyanya, karena selama ini teman-temanku banyak yang membaca karyanya tapi aku belum pernah. Lama-lama aku berpikir, kayaknya asyik juga kalau aku bisa membaca pembahasan orang lain tentang penulis baru yang belum pernah mereka cicipi karya-karyanya. Nyari teman sih sebenarnya. Maka dari itu, aku memutuskan untuk menjadikan project pribadiku ini sebagai sebuah reading challenge.

RC kali ini aku mengusung tema Choose an Author Reading Challenge (atau yang akan kusebut dengan CARC 2017 -kenapa ada 2017nya? kan siapa tahu tahun depan aku bikin lagi-).


----------------KETENTUAN------------------

Thursday, January 5, 2017

[Review] Bumi - Tere Liye



Judul: Bumi (Bumi, #1)
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020332956
Tanggal tebit: 16 Januari 2014 dengan kover lama,
9 Agustus 2016 dengan kover baru.
Tanggal baca: 03-04 Januari 2017
Rating: sabar kak, baca dulu sampai bawah.

"Dunia ini tidak sesederhana seperti yang dilihat banyak orang. Aku percaya sejak dulu, bahkan membaca lebih banyak buku dibanding siapa pun karena penasaran, ingin tahu. Bumi kita memiliki kehidupan yang rumit. Dan hari ini aku menyaksikan sendiri, ada sisi lain dari kehidupan selain yang biasa kita lihat sehari-hari. Dunia lain."

Raib, atau lebih sering disebut dengan Ra, hanyalah seorang siswi kelas X SMA pada umumnya. Tidak suka pelajaran matematika (sekaligus guru mata pelajaran itu, Miss Keriting), namun sangat menyukai pelajaran bahasa. Duduk sebangku dengan Seli yang gandrung sama drama Korea. Kesal setengah mati pada Ali, si pemalas biang kerok di kelasnya. Sementara di rumah, ia juga anak biasa yang hobi baca novel dan punya dua kucing, Si Hitam dan Si Putih.

Pagi itu, dengan sangat menyedihkan, Ra lupa membawa buku PR matematikanya, sehingga Miss Keriting marah dan menyuruhnya menunggu di luar sampai mata pelajarannya selesai. Ali menyusul kemudian, jelas bukan karena bukunya ketinggalan, tapi karena dia memang malas mengerjakan PR. Dan kejadian itu terjadi dengan cepat: seorang laki-laki tinggi kurus misterius muncul di depan Ra. Dan lagi, kemampuan ajaibnya terbongkar oleh Ali.

Kemampuan ajaibnya adalah dia dapat menghilang!

Tuesday, January 3, 2017

[Review] Critical Eleven - Ika Natassa


Judul: Critical Eleven
Penulis: Ika Natassa
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9786020318929
Tanggal terbit: 10 Agustus 2015
Tanggal baca: 01-02 Januari 2017
Rating: rahasia, baca dulu sampai bawah 😝

“Berani menjalin hubungan berarti berani menyerahkan sebagian kendali atas perasaan kita kepada orang lain. Menerima fakta bahwa sebagian dari rasa kita ditentukan oleh orang yang menjadi pasangan kita. That you’re only as happy as the least happy person ia relationship.” -halaman 7.

Tanya Laetitia Baskoro dan Aldebaran Risjad pertama kali bertemu di pesawat dalam penerbangan Jakarta-Sydney beberapa tahun lalu. Anya dan Ale sama-sama tak menyangka pertemuan singkat itu akan memunculkan kisah berikutnya. Kisah cinta, tepatnya. Namun, menjelang akhir pertemuan itu, Ale tahu bahwa Anya adalah his one. Tindakan yang tepat ia lakukan: meminta nomor kontak Anya. Sebulan kemudian mereka kembali bertemu, kemudian berpacaran, kemudian menikah.

Bertahun-tahun kemudian, mereka menjadi pasangan suami-istri. Yang sangat bahagia. Walau tinggal berjauhan dan hanya bisa bertemu lima minggu setelah lima minggu berpisah, mereka tetap menikmatinya. Namun sejak enam bulan yang lalu, mereka terpaksa harus berpura-pura tetap menjadi pasangan bahagia di hadapan semua orang. Sejak kejadian enam bulan lalu, kehidupan rumah tangga mereka tak lagi sama. 

Tak ada lagi malam-malam romantis itu.

Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis dalam dunia pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It’s when the aircraft is most vulnerable to any danger.
In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.

Sunday, January 1, 2017

Buku Terbaik yang Kubaca Tahun 2016


Halo!

Setelah gagal membuat post ini pada hari terakhir tahun lalu karena keburu deadline lomba review sebelah dan kebetulan yang punya blog juga tepar abis pulang magang pada malam tahun baru sehingga berakhir dengan ketiduran setahun penuh kemudian hampir bangun kesiangan pas mau berangkat magang shift pagi (curhat bener ini mah), akhirnya kesampaian juga hari ini.

Jadi, langsung saja kita mulai post kali ini, sebelum skripsi melambai-lambai minta dijamah.

2016 adalah tahun yang luar biasa bagiku. Di samping semua drama pribadi dari ditinggal bapak ketemu Tuhan sampai patah hati berkepanjangan, drama juga terjadi pada blogku. Kalau kalian agak kurang kerjaan dan melihat-lihat blog archiveku di sidebar sebelah kanan, kalian akan sadar kalau setelah hiatus yang menyedihkan selama sekian kali puasa dan sekian kali lebaran, akhirnya blog ini kembali meramaikan jagad maya. Tahun 2015 aku sangat (sok) sibuk dengan kompetisi UKM, tapi lebih dari itu, alasan utamaku hiatus sekian lama adalah karena emailku kena hack. Aku nggak pernah ambil pusing kejadian itu sampai aku akhirnya ingat, hai, aku kan punya blog, gimana cara aku mengaksesnya kembali kalau emailku masih dihack? Jadilah drama itu terjadi dan jengjeeeng kembalilah Widy Bookie ke dunia ini.

Sesuai dengan judulnya, aku berniat untuk share tentang buku terbaik yang kubaca tahun 2016 (sebelum aku curhat soal kenapa aku patah hati berkepanjangan) kemarin. Cekidot:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...