Showing posts with label Suzanne Collins. Show all posts
Showing posts with label Suzanne Collins. Show all posts

Friday, August 4, 2017

[Review] Mockingjay (The Hunger Games, #3)


Judul: Mockingjay
Seri: The Hunger Games, #3
Penulis: Suzanne Collins
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Alih bahasa: Hetih Rusli
ISBN13: 9789792278439
Jumlah halaman: 432
Tanggal terbit: 12 Januari 2012
Tanggal baca: Juni 2017

Namaku Katniss Everdeen. Umurku tujuh belas tahun. Rumahku di Distrik 12. Aku ikut Hunger Games. Aku melarikan diri. Capitol membenciku. Peeta dijadikan tawanan. Dia dianggap sudah tewas. Kemungkinan besar dia tewas. Mungkin yang terbaik baginya jika dia tewas...

WARNING: MENGANDUNG SPOILER BUKU SEBELUMNYA.
I've warned you.

Sunday, July 16, 2017

[Review] Catching Fire (The Hunger Games, #2)



Judul: Catching Fire
Seri: The Hunger Games, #2
Penulis: Suzanne Collins
Alih bahasa: Hetih Rusli
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN13: 9789792259810
Tanggal terbit: 6 Juli 2010
Tanggal baca: Juni 2017
Jumlah halaman: 424

"..Tampaknya penata gayamu bisa meramal masa depan dalam pilihan pakaiannya. Katniss Everdeen, gadis yang terbakar, kau sudah mencetuskan api, yang dibiarkan tanpa pengawasan, percikan api itu bisa jadi kebakaran hebat yang menghancurkan Panem," 

WARNING: SPOILER ENDING BUKU PERTAMA
I've warned you.

Thursday, June 22, 2017

[Review] The Hunger Games (The Hunger Games, #1)



Judul: The Hunger Games
Seri: The Hunger Games, #1
Penulis: Suzanne Collins
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Alih bahasa: Hetih Rusli
ISBN: 9789792250
Tanggal terbit: Oktober 2009
Tanggal baca: 3-5 Mei 2017
Jumlah halaman: 408

Di wilayah yang konon dulunya adalah Amerika Utara, berdiri Negara Panem yang terbagi menjadi Ibukota Capitol dan tiga belas distrik. Capitol berkuasa penuh dan memperoleh segala kebutuhan dari seluruh distrik, sementara distrik-distrik hidup miskin -kecuali beberapa distrik yang diistimewakan Capitol-. Tujuh puluh lima tahun yang lalu, terjadi pemberontakan yang akhirnya membuat Distrik 13 dimusnahkan. Untuk mengingat pemberontakan tersebut -dan untuk menegaskan bahwa distrik-distrik hidup atas kekuasaan dan belas kasihan Capitol-, setiap tahun diadakan Hunger Games.

Setiap tahun, dipilih satu laki-laki dan satu perempuan berusia 12-18 tahun dari kedua belas distrik yang tersisa untuk mengikuti Hunger Games. Dalam Hunger Games, peserta harus saling membunuh, dan satu orang terakhir yang bertahan hidup adalah pemenangnya.

Dua puluh empat peserta.
Hanya satu pemenang yang selamat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...