Sunday, June 5, 2016

Sunday Morning: How I Ended Up Being A Book Blogger


Selamat Minggu pagi, cinta.
Iya, Rangga, selamat Minggu pagi juga.

Katanya, hari ini Sunday Morning di Jalan Olahraga, Universitas Gadjah Mada, diliburkan. Adik-adik unyu dengan semangat membara tengah berjuang demi masa depan yang lebih baik di atas meja ujian sana. Semoga UGM mendapatkan calon-calon mahasiswa terbaik yang akan dengan semangat membara setia mengumpulkan pundi-pundi ilmu demi kemaslahatan bangsa.

Tapi, Sunday Morning di Widy Bookie kali ini memutuskan untuk nggak libur J

Ya, kali ini, Sunday Morning with Widy Bookie hadir kembali dengan curhatan bertema:
Bagaimana ceritanya Wenny bisa jadi blogger buku
(FYI, Wenny itu nama yang punya blog ini, in case kalian bingung sebenarnya Wenny itu siapa)

Peringatan: post ini adalah salah satu post paling curhat yang pernah saya buat di blog ini. Kalau ada apa-apa setelah ini, saya sudah peringatkan kalian lho.


Kalau kalian udah sempat baca About Me-nya Widy Bookie, kalian mungkin udah paham sedikit bagaimana akhirnya blog ini terbentuk. Tapi aku memutuskan untuk bercerita lebih banyak lagi, siapa tahu ada yang penasaran siapa juga Wen, biar kalian nggak makin penasaran terus jadi arwah penasaran.

Aku, dari jaman dahulu kala, suka banget baca buku. Tapi fiksi. Aku masih bingung, kenapa aku suka baca fiksi tapi menolak setengah mati untuk membaca buku pelajaran atau bahan kuliah atau referensi skripsi atau hal-hal berbau serius lainnya. 

Hingga suatu saat ketika sedang googling cantik waktu akan membuat review novel demi sebentuk tugas Bahasa Indonesia, aku tanpa sengaja menemukan suatu website yang luar biasa pada jamannya: goodreads. Aku melihat list begitu banyak buku, dan begitu banyak review, dan hal-hal menarik lainnya. Dari sanalah akhirnya aku mendaftar goodreads, dan menyelesaikan tugas Bahasa Indonesiaku dengan suka cita. Perkenalanku dengan goodreads semakin mendalam, dan akhirnya aku mencoba untuk membuat review untuk novel-novel lainnya. Reviewku masih alay dan sebagainya, tapi setidaknya aku berhasil membuat review, bukan untuk tugas, tapi karena aku ingin.

Aku mengepos reviewku di sembarang tempat: di goodreads, di blog pribadi, kadang terkapar begitu saja di file laptop. Sampai suatu ketika, google mempertemukanku dengan giveaway hop yang diadakan oleh para member Blogger Buku Indonesia (selanjutnya kusebut dengan BBI) dalam rangka ulang tahun BBI yang pertama.


BBI adalah suatu komunitas yang mewadahi para blogger buku dari seluruh penjuru jagad tanah air.

Akhirnya aku mulai jalan-jalan ke blog para member BBI. Aku suka kontennya, suka sama tema blog mereka. Tapi belum pengen bikin /slapped/. Masih nyaman sama blog yang lama /disambit/.

Nha, tiba saatnya ujian nasional SMA 2013. Ya, yang punya blog waktu itu ujian juga. Tapi menyentuh hari ketiga, ketika besoknya adalah ujian fisika dan biologi, si empunya blog malah mengalami kebosanan akut yang tak tertahankan lagi. Ia tak sanggup lagi menghitung berapa jauhnya sebuah batu dengan massa 1 kilogram yang dilemparkan dengan gaya sebesar 100 newton dengan orang yang melempar setinggi 1,7 m dan dengan sudut awal sebesar 30 derajat. Jadi Wenny membuka laptop, mengakses blogger.com, dan membuat sebuah blog baru untuk calon blog buku.
Ya, sesederhana itu.



Seperti yang udah sempat kusinggung di postku yang sebelumnya, aku sempat memberi nama blog ini dengan Wenny Widy Books dengan alamat widywennybooks.blogspot.com. Kenapa aku kasih nama itu, karena... blog utamaku kan namanya widywenny.blogspot.com (ini promosi terselubung emang, jangan protes), ya jadi aku tambahin aja kata books di belakangnya, karena blog bukuku niatnya aku jadiin cabang dari blog utama (ya semacam itulah, kalian paham kan?).

Sampai akhirnya aku menyadari bahwa Wenny Widy Books terlalu panjang dan hmm siapa pula yang sudi mengingat Wenny Widy di depannya. Jadi aku berniat membuat nama blog menjadi dua kata saja. Akhirnya setelah dua menit menimbang-nimbang, kuputuskan nama Widy Bookie.

Kenapa widybookie? Itu modifikasi ala-ala dan maksain unsur-unsur book ke dalam nama andalan saya (widywenny). Tadinya mau widybooky, tapi terlihat kurang alay //slapped// //kicked//.
Kenapa pake widywenny, bukan wennywidy (kenapa harus dibalik-balik gitu)?
Karena wennywidy ternyata udah ada yang pakai.

Eng, kalau kalian memperhatikan (siapa yang mau perhatiin), Widy Bookie pernah hiatus lamaaaaa sekali – enam belas bulan. Itu kenapa?

Jadi dengan bodohnya, aku nggak punya akses ke email yang kupakai buat bikin blog ini karena, di-hack. Ya sebagai anak polos di dunia internet, aku nggak tahu harus gimana. Nah, baru dua bulanan yang lalu aku akhirnya mengalihkan akses Widy Bookie ke email ini, dengan penuh drama dan air mata.



Konten di Widy Bookie?

Sampai sekarang, secara garis besar konten Widy Bookie terbagi ke dalam kelompok review (baik buku maupun film adaptasi) dan artikel non-review. Aku sudah membagi keduanya di laman yang ada di atas, silakan ditengok siapa tahu kalian penasaran.

Untuk artikel non-review, aku membaginya menjadi interview, how-to, sunday morning, dan meme.
  • Interview; berisi wawancara Widy Bookie bersama beberapa orang yang berhubungan dengan buku dan perbloggerbukuan.
  • How-to; semacam tutorial ala-ala, atau bagaimana aku melakukan sesuatu (yang tidak dimaksudkan sebagai tutorial karena kalian pasti punya cara kalian masing-masing).
  • Sunday Morning; postingan pribadi setengah curhat di hari Minggu pagi, bisa juga berisi interview atau how-to.
  • Meme (atau master post atau semacamnya); berisi meme atau master post atau semacamnya (ini penting banget ditulis lagi?).

Yak, sekian dulu postingan curhat yang dengan tak tahu malu kupost di sini. Aku harus belajar, besok UAS. Dua minggu lagi KKN. Duh.

Sunday Morning adalah salah satu rubrik di Widy Bookie yang membahas tentang pendapat pribadi penulis blog terhadap beberapa hal tentang dunia perbukuan.
Atau lebih tepatnya, berbagai tulisan random khas Widy Bookie.


creds: .gif from tumblr.com

8 comments:

  1. Aku suka baca buku tapi jarang menuliskan reviewnya. Baca blogpost ini jadi kepikir bikin segmen baru di blogku deh Mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk bikin segmen barunya ;)))

      Delete
  2. Kalau qu suka baca buku dan ga pernah mikir buat nulis review atau resensinya hahahha semenjak ngeblog pgn siy tp terganjal ga PD hehehe semangat mba Wenny semoga lancar ujiannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. PD aja mbak, review kita kan bakal jadi bagus kalo kita terus mencoba :D

      Delete
  3. ampe skr blm jago kalo disuruh bikin review buku, krn pasti ujung2nya ngasih spoiler ujung cerita ;p.. Makanya aku ttp lebih seneng baca doang mbak, drpd bikin review :D.. tapi kalo bacain review org lain utk tai sinobsis bukunya, aku suka :D.. yaiyalah, biar tau ini buku layak beli ato ga ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. salah satu tantangan paling berat buat ngereview emang buat nggak kasih spoiler sih :)))

      Delete
  4. Aku juga suka baca buku & suka main goodreads. Tapi sekarang tuh ya, jarang banget nulis review, hiks...

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk mulai coba nulis review :)

      Delete

Komentarmu, bahagiaku ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...