![]() |
| source |
Sudah cukup Line-Today-able kah judul ini?
Aku rasa, hasil penelitian pada The World's Most Literate Nations (WMLN) yang dilakukan oleh John W. Miller, presiden Central Connecticut State University di New Britain yang menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-60 dari 61 negara dalam tingkat literasi, sudah begitu familiar bagi kita. Sayangnya, belum banyak dari kita yang tahu tentang bagaimana metode penelitian yang dilakukan, serta mengapa Indonesia mendapat peringkat demikian.
Padahal, kamu suka membaca. Bukumu di Goodreads udah lima ribu, masak peringkat Indonesia gini-gini aja? Nggak terima kan? Sama, makanya aku menuliskan artikel ini buat kalian. Hahaha.
Di artikel kali ini, aku ingin membahas tentang dua hal. Pertama, bagaimana sesungguhnya penelitian ini dilakukan. Kedua, mengapa Indonesia memperoleh peringkat demikian menyedihkan. So, check it out.









